SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MIN 1 KOTA TANGERANG SELATAN

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MIN 1 KOTA TANGERANG SELATAN

NPSN : 60721448

Jl. Dewi Sartika No.2 Gg. Masjid Ar-Riyadh Cipayung Ciputat Tangerang Selatan 15411


info@minciputat.sch.id

TLP : 021-74708358


          

Banner

Agenda

14 December 2017
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

Statistik


Total Hits : 275817
Pengunjung : 58493
Hari ini : 32
Hits hari ini : 64
Member Online : 1
IP : 54.147.40.153
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Sekilas Sejarah Berdirinya MIN 1 Kota Tangerang Selatan

 

Madrasah yang merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam, memiliki kiprah panjang dalam dunia pendidikan di Indonesia. Pendidikan madrasah merupakan bagian dari pendidikan nasional yang memiliki kontribusi tidak kecil dalam pembangunan pendidikan nasional atau kebijakan pendidikan nasional. Madrasah telah memberikan sumbangan yang sangat signifikan dalam proses pencerdasan masyarakat dan bangsa, khususnya dalam konteks perluasan akses dan pemerataan pendidikan. Dengan biaya yang relatif murah dan distribusi lembaga yang menjangkau daerah-daerah terpencil, madrasah membuka akses atau kesempatan yang lebih bagi masyarakat miskin dan marginal untuk mendapatkan pelayanan pendidikan.

 

Madrasah Ibtidaiyah Negeri Ciputat secara legal berdiri pada tahun 1991 setelah Departemen Agama Kabupaten Tangerang mengeluarkan surat izin penegeriannya . Sebelum  menjadi Madrasah Negeri, Madrasah ini bernama Madrasah Ibtidaiyah Daar el-Maghfiroh yang berdiri pada tahun 1983 di bawah naungan yayasan Pendidikan Islam Darul Maghfiroh. Selain mendirikan Madrasah Ibtidaiyah yayasan pendidikan Daar Al-Maghfiroh juga mendirikan madrasah Diniyah dan Madrasah Tsanawiyah dimana lokasi ketiga lembaga pendidikan tersebut berada dalam satu atap.

 

Sejarah pertumbuhan dan perkembangan madrasah Daar El-Maghfiroh  pada awal berdirinya hampir sama dengan beberapa sejarah perkembanagn madrasah pada umumnya di Indonesia dimana tidak dapat dipisahkan dari perkembangan  aspek kehidupan masyarakatnya, yaitu dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengembangkan  secara berimbang antara ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum  dikalangan umat Islam pada umumnya dan masyarakat di wilayah ciputat pada umumnya.

 

Secara historis berdirinya madrasah ibtidaiyah yang berada di bawah naungan yayasan Daar el-Maghfiroh dilatar belakangi oleh keinginan seluruh pengurus yayasan dan tokoh-tokoh masyarakat desa Cimanggis kelurahan Cipayung  untuk mengembangkan dakwah dan syiar agama Islam serta internalisasi dan transformasi nilai-nilai Islam pada masyarakat di mana lembaga tersebut berdiri. Dengan segenap usaha dan upaya yang dilakukan,  keberadaan madrasah ibtidaiyah Dar el-Maghfiroh  selama beberapa tahun memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam usaha mengembangkan  ilmu pengetahuan,   akhlakul mulia, dan ketrampilan sesuai dengan tujuan awal para pendiri yayasan ini yaitu  untuk memperdalam ilmu pengetahuan agama, ( tafaqquh fiddin), ilmu pengetahuan umum (  al-ulum al’ammah ), akhlak mulia ( akhlakul karimah ), serta ketrampilan bagi seluruh peserta didik yang menimba ilmu di seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan Daar el-Maghfiroh.

 

Dari sisi manajemen pengelolaan yayasan Dar El-Magfiroh mengunakan sistem manajemen modern dimana penempatan sumber daya manusia dalam tugas dan fungsinya didasarkan pada kemampuan dan kapasitas masing-masing yang sering disebut dengan istilah the right man on the right place dengan demikian sistem tata kelola yayasan dinilai sangat bagus contohnya pengurus yang memiliki kapasitas dan yang berprofesi sebagai tenaga pendidikan diberikan tugas mengelola bagaimana proses kependidikan berjalan dengan baik, seseorang yang berprofesi sebagai pejabat publik di lembaga pemerintah yang memiliki akses untuk bisa mengkomunikasikan dan memperkenalkan program yayasan ke khalayak  publik diberi tugas sebagai kepala humas dan bendahara yayasan agar sistem fund rising  bisa berjalan dengan baik dan cepat, kemudian pengurus yang memiiki profesi  sebagai pejabat pemerintah di bidang pelayanan masyarakat juga diberi wewenang mengurus segala sesuatu yang bersifat perizinan, legalitas yayasan, serta hal-hal yang berkaitan dengan legalitas formal dan perundang-undangan.

 

Pada dekade tahun 1980 sampai 1988 merupakan masa puncak kejayaan yayasan Dar el-Maghfiroh. Pada masa ini kemajuan yang dicapai tidak hanya dalam bidang akedemik tetapi juga kemajuan dibidang non akademik seperti kemajuan dalam bidang seni dan olah raga, pengembangan ekonomi melalui kegiatan koperasi sekolah, pembinaan terhadap masyarakat di lingkungan sekitar serta perkembangan jumlah peserta didiknya dari segi kualitas dan kwantitasnya. Kemajuan yang dicapai tentunya tidak terlepas dari peran serta masyarakat dan kerja keras seluruh pengurus yayasan yang didasari oleh keikhlasan dan niat hanya karena Allah. Beberapa nama yang perlu dicatata dalam sejarah berdirinya madrasah Ibtidaiyah Dar el-Maghfiroh adalah H. Rahmatullah, H. Anwar Noor,  Hj Muniroh, H. Abdul Munir, H. Abdul Karim Amri, H. Abdul Halim, H. Rahmat Matias, dan Dr. Said Agil Al-Munawwar.

 

Kemajuan yang telah dicapai oleh yayasan dalam berbagai bidang, ternyata tidak mampu bertahan lebih lama. Dekade tahun 1989  sampai tahun 1998 merupakan masa kemunduran yayasan yang ditandai oleh penyerahan Madrasah Ibtidaiyah Dar el-Maghfiroh kepada pemerintah sehingga menjadi madrasah Ibtidaiyah Negeri Ciputat pada tahun 1991 serta ditutupnya Madrasah Tsanawiyah Dar el-Maghfiroh pada tahun 1998. Oleh karenanya lembaga pendidikan formal yang ada hingga kini hanya tinggal Madrasah Diniyyah Dar el-Maghfiroh dan itupun berjalan apa adanya dan tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah. Beberapa faktor yang melatar belakangi kemunduran  yayasan adalah adanya perbedaan persepsi diantara pengurus yayasan dalam sistem tata kelola yang ada, adanya motif pribadi diantara anggota yayasan yang  tidak lagi sejalan dengan tujuan dan khittah awal berdirinya yayasan serta ketidak mampuan yayasan dalm merespon dinamika dan perkembangan kehidupan dan kebutuhan  masyarakat yang begitu cepat dalam menghadapi kehidupan global.

 

Sejarah MIN Ciputat

 

Secara legal formal MIN Ciputat berdirinya pada tahun 1991 setelah yayasan Dar el-Maghfiroh menyerahkan dan menghibahkan Madrasah Ibtidaiyah Dar el-Maghfiroh kepada negara dalam hal ini Departemen Agama ( sekarang Kementerian Agama) Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Saat ini MIN Ciputat memiliki peserta didik sejumlah ( Ratus ). Pada tahun 2009 MIN Ciputat membuka program kelas Bilingual dengan tujuan untuk lebih mamaksimalkan pelayanan prima kepada masyarakat serta menyediakan program-program unggulan dalam bidang bahasa Inggris dengan harapan out put yang diperoleh memiliki komptetensi yang lebih dalam bidang bahasa Inggris di banding madrasah dan sekolah yang ada yang sejenis . Dalam perkembangannya program kelas bilingual sangat diminati oleh masyarakat oleh msyarakat dari segala lapis dan profesi yang dimilikinya. Animo msayarakat untuk memasukkan putra-putrinya di kelas bilingual dilatar belakangi oleh keinginan masyarakat agar putra-putrinya memiliki pengetahuan yang agama yang bagus di satu sisi serta pengetahuan umum termasauk kemampuan bahasa Inggris di sisi lain. Untuk dapat memberikan penjaminan murtu yang konsisten MIN Ciputat menggunakan program Cambride International untuk konten materi, pelatihan guru, serta tes international untuk peserta didiknya.

 

Perubahan nama menjadi MIN 1 Kota Tangerang Selatan

 

Pada Tanggal 18 November 2015 MIN Ciputat berubah namanya menjadi MIN 1 Kota Tangerang Selatan sesuai dengan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 371 Tahun 2015 tentang Perubahan Nama Madrasah Aliyah Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri, dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Provinsi Banten.